Info Purwakarta
Channel
wb_sunny

Breaking News

Kebiasaan ini Bisa Bikin Smartphone Anda Cepat Rusak

Kebiasaan ini Bisa Bikin Smartphone Anda Cepat Rusak

Ilustrasi (foto: net)
Tekno, Purwakarta.in | Sekarang smartphone kini telah menjadi salah satu kebutuhan primer yang sulit dilepaskan dari kehidupan manusia saat ini.

Dari semua aktivitas, mulai dari berkomunikasi, bekerja, mencari hiburan hingga melakukan transaksi online bisa dilakukan lewat smartphone.

Setiap rutinitas yang melibatkan smartphone, terkadang membuat pengguna tidak sadar kurang merawat smartphone miliknya. Mereka cenderung melakukan hal-hal sepele yang dianggap tidak penting, namun ternyata berdampak banyak pada kondisi smartphone.

Berikut beberapa kebiasaan apa saja yang sering dilakukan pengguna smartphone Purwakarta.in yang melansir dari Grid.id, yang membuat perangkat jadi cepat rusak.

1. Menggunakan kabel KW

Kabel cas baterai sangat rentan apabila tidak dirawat dengan baik atau kebiasaan sering mengisi daya dari malam sampai pagi, yang kemudian menyebabkan itu rusak. Namun, hal satu ini dapat memperburuk keadaan yaitu membeli kabel pengisian daya yang tidak resmi dan abal-abal karena cenderung lebih murah.

Pasalnya, banyak dari kabel tersebut dapat merusak perangkat secara permanen atau bahkan lebih buruk lagi, menimbulkan risiko kebakaran atau terkena sengatan listrik. Tentunya, ini tidak sebanding dengan penghematan jangka pendek, kan?

2. Pakai powerbank KW

Powerbank memang bisa dibilang sebagai aksesori smartphone yang tidak murah. Oleh karena itu, banyak orang yang memilih membeli powerbank dengan harga murah namun kualitasnya tidak terjamin.

Padahal powerbank abal-abal dapat memberi dampak buruk kepada smartphone karena memiliki output arus yang tidak cocok untuk digunakan pada smartphone. Dampak lanjutan dari mengecas smartphone menggunakan powerbank abal-abal adalah membuat baterai jadi cepat aus.

Jadi, jika kamu butuh powerbank untuk mendukung aktivitas mobile, belilah powerbank dengan kualitas yang terjamin. Memang harganya pasti akan sedikit lebih mahal, namun lebih baik menjaga kesehatan mesin smartphone daripada harus menanggung risiko ganti HP baru.

3. Download aplikasi atau membuka situs yang mengandung malware

Beberapa situs bermasalah dan tidak jelas seperti situs dan aplikasi bajakan, dapat membuat keamanan smartphone terancam. Situs-situs itu tak jarang mengandung malware yang dapat merusak sistem di smartphone.

Untuk mengatasi hal itu, rajin-rajinlah memperbarui aplikasi dan software smartphone karena akan ada perbaikan untuk menambal bug atau celah pada aplikasi dan memberikan pembaruan keamanan yang membuat HP tetap aman.

4. Tidak pakai pelindung smartphone

Tidak menggunakan casing atau pelindung layar, mungkin terdengar sepele. Tapi, kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Kamu mungkin menjatuhkan smartphone atau tidak sengaja melemparnya hingga layarnya retak.

Tidak bisa dipungkiri kalau benturan-benturan kecil yang tidak disengaja itu bisa sangat berpengaruh besar terhadap performa smartphone. Benturan membuat retakan kecil yang bisa merusak mesin smartphone, bahkan bisa berpotensi membuat kerusakan skala besar.

5. Mengantongi smartphone di celana ketat

Ukuran smartphone yang pas di saku celana memang sangat mudah dibawa ke mana-mana. Tapi, ternyata kebiasaan menyimpan smartphone di saku celana dapat berbahaya bagi perangkat.

Selain bisa terkena risiko layar tergores, smartphone yang disimpan di saku celana juga bisa jadi bengkok apabila tidak sengaja tertekuk. Apalagi dengan desain smartphone kekinian yang semakin hari semakin tipis, hal itu bisa menambah risiko bengkok jika terlalu sering disimpan di saku celana. Kalau sudah bengkok, hal itu bisa menimbulkan bahaya lebih parah. HP bisa saja rusak total atau bahkan meledak karena baterai rusak.

6. Membiarkan smartphone dalam kondisi panas

Panas pada perangkat elektronik sebenarnya adalah hal yang wajar karena itu adalah hasil dari energi yang disalurkan oleh baterai untuk menghidupi perangkat. Tetapi apabila kamu terlalu sering membiarkan smartphone dalam keadaan panas, hal itu dapat memicu kerusakan smartphone.

Panas pada smartphone kerap terjadi ketika melakukan pengisian daya menggunakan kabel atau powerbank dengan arus listrik yang tidak sesuai. Atau bisa jadi karena terlalu lama menggunakan smartphone tanpa henti. Bisa juga karena terlalu lama terpapar sinar matahari.

Oleh karena itu, hindari menggunakan kabel atau powerbank abal-abal untuk mengisi daya baterai, biarkan smartphone beristirahat sejenak dan hindari menggunakan smartphone di bawah matahari. Dengan begitu, niscaya HP akan lebih awet.


Tags

Info Purwakarta

Ikut Berpastisipasi Berlangganan Informasi Purwakarta Terkini Melalui Email